Detail

Neekoi Tour Turkey Winter Tour 9Days 21Jan18

QUAD    Rp. 18,900,000
TRIPLE    Rp. 17,900,000
DOUBLE    Rp. 7,000,000

 

                                                                                     Turkey Winter Tour 9Days 21Jan18


D1 SUN 21Jan Jakarta – Keberangkatan – Istanbul (L)
1700 Berkumpul di Soekarno Hatta CGK Airport
2020 Keberangkatan ke Istanbul (SQ967/392)


D2 MON 22Jan Istanbul – Bursa (L/D)
0825 Kedatangan di Istanbul
0930 Airport Pickup
1000 Istanbul City Tour dengan rute:  Hippodrome, Sultanahmet Mosque / Blue Mosque, Hagia Sophia, Topkapi Palace
1400 Lunch
1500 Sesi Belanja di Grand Bazaar
1730 Perjalanan Istanbul – Bursa
1930 Hotel Check-In
2000 Dinner


D3 TUE 23Jan Bursa – Kusadasi (B/-/D)
0600 Breakfast dan Hotel Check-Out
0730 Bursa City Tour dengan rute:  Grand Mosque / Ulu Jami, Green Mosque dan Green Tomb, Sesi belanja di Koza Han / Silk
Market, Turkish Delight Factory
1000  Uludag Mountain untuk menikmati Salju (Tiket Atraksi Salju, Winter Sport, dan peralatan Ski tidak termasuk)
1500 Perjalanan Bursa – Kusadasi
2000 Hotel Check-In Kudasasi
2030 Dinner


D4 WED 24Jan Kusadasi – Pamukkale (B/L/D)
0630 Breakfast dan Check Out Hotel
0800 Kusadasi/Selcuk Tour dengan rute:  Ephesus
1130 Lunch
1230 Perjalanan Selcuk-Pamukkale
1500  Hierapolis & Travertines, Stone Factory
1830 Hotel Check-In Pamukkale
1900 Dinner


D5 THU 25Jan Pamukkale – Konya – Cappadocia (B/L/D)
0630 Breakfast dan Hotel Check Out
0730 Perjalanan Pamukkale-Konya
1200 Lunch
1300 Konya Tour dengan rute:  Caravan Saray, Mevlana Museum
1600 Perjalanan Konya – Cappadocia
1930 Hotel Check-In Cappadocia
2000 Dinner


D6 FRI 26Jan Cappadocia (B/L/D)
0400 (Opsi Tambahan) Menikmati  Hot Air Ballon
0700 Breakfast
0900 Cappadocia Tour dengan rute:  Goreme Open Air Museum, Dervant Valley, Pasabag Valley
1200 Lunch
1330 Cappadocia Tour lanjutan dengan rute:  Kaymakli Underground City, Otahisar & Uchisar Castle, Turqois Factory
1800 Hotel Drop Off
1830 Dinner


D7 SAT 27Jan Cappadocia – Istanbul (B/L/D)
0600 Breakfast & Hotel Check Out
0730 Perjalanan Cappadocia – Istanbul
1200 Lunch
1300 Lanjutan Perjalanan Cappadocia  – Istanbul
1800 Dinner
1930 Hotel Check In Istanbul


D8 SUN 28Jan Istanbul – Jakarta (B/-/-)
0700 Breakfast
0830 Istanbul City Tour dengan rute: Constantinople Wall, Leather Factory Outlet
1130 Airport Drop Off
1425 Penerbangan Istanbul – Jakarta (SQ391/950)


D9 MON 29Jan Kedatangan 
0735 Kedatangan di Jakarta

 

Detail Paket:
1. Harga Paket diluar Turkey Tourist Visa dan Tips Tour Leader:


*Twin-Sharing Basis (dewasa maupun anak-anak)  IDR18.900.000/pax
*No Bed (anak-anak 2-8tahun)  IDR17.900.000/pax
*No Bed (infant 0-1tahun)  IDR7.000.000/pax
2. Payment Terms:  IDR2jt/pax  saat konfirmasi, IDR 8jt/pax tanggal 25DEC, Pelunasan tanggal 5JAN

 

Termasuk di Harga:
1. Tiket penerbangan dengan Etihad Airways kelas ekonomi termasuk airport tax dan fuel surcharge (promo ticket, nonrefundable, non-reroutable) based on seat availability.
2. Akomodasi / Hotel termasuk tax, service charges, dan daily breakfast
3. Air mineral di bis dan di restaurant sesuai dengan kebutuhan
4. Entrance Fees dan Meals sesuai itinerary
5. Kendaraan private ber A/C termasuk supir, parking, dan fee jalan tol

6.Asuransi Kesehatan/Jiwa

 

7. Turkey Tourist Visa  IDR450rb/pax
8. Tips Driver, Tour Guide, Tour Leader total  IDR800rb/pax
9. Tanggal Keberangkatan Group  21Jan18 dan batas akhir pendaftaran  25Dec17
10. Akomodasi (4Star): Gold Majesty Bursa / setara, Gunes Istanbul / setara, Royal Palace Kusadasi / setara, Ninova Thermal
      Pamukkale, dan Dinler Cappadocia / setara

Tidak Termasuk di Harga:
1. Opsi tambahan (seperti Hot Air Balloon)
2. Pengeluaran Pribadi (porter di Bandara, telepon, laundry, mini-bar, in-room-service, dan semua yang tidak termasuk di
     itinerary)
3. Dokumen Perjalanan

 

Keterangan Tour
Green Mosque dan Green Tomb, dibangun oleh Sultan Mehmet I Celebi dan selesai di tahun 1424 diatas bukit dengan view ke arah
lembah. Dinamakan green karena menggunakan keramik berwarna hijau didalamnya. Setelah memasuki gerbang utama, Anda akan
melihat satu ruangan yang hanya digunakan oleh Sultan, dan di tengah-tengah Masjid ada ruangan di sebelah kanan dan kiri yang
digunakan sebagai tempat sholat dan juga tempat para pejabat kerajaan Ottoman berdiskusi. Tepat dibelakang Green Mosque terdapat
Green Tomb (Makam Hijau) yang merupakan makam Sultan Mehmet I dan keluarganya.
Koza Han /  Silk Market, adalah pasar terbesar dua lantai di Bursa yang sebagian besar kios disana menjual silk (sutra) yang
berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, barang-barang kerajinan tangan, mas kawin, produk tekstil rumahan, pakaian,
kerajinan perak, dan gift/souvenir.
Grand Mosque / Ulu Jami, adalah Masjid terbesar di Bursa dengan seni arsitek yang betul-betul indah dan memukau. Salah satu
keunikan dari Masjid ini adalah adanya ruangan wudhu didalam Masjid. Ulu Jami adalah lambang kejayaan masa kerajaan Ottoman
sebelum penaklukan Constantinople.
Ephesus, kota Yunani kuno, dan di kemudian hari menjadi kota Romawi, di pesisir barat Asia Kecil, dekat kota modern Selçuk saat
ini, di Provinsi Izmir. Kota ini adalah salah satu dari dua belas kota anggota Liga Ionia pada masa Yunani Klasik. Pada masa Romawi,
selama bertahun-tahun kota ini menjadi kota kedua terbesar di Romawi setelah kota Roma. Ephesus memiliki populasi sejumlah lebih
dari 250.000 orang pada abad ke-1 SM, yang ketika itu menjadikannya sebagai kota terbesar kedua di dunia.
House of Virgin Mary, kuil Katolik dan Muslim yang terletak di Gunung Koressos di sekitar Ephesus, 7 kilometer dari Selçuk yang
merupakan tempat tinggal Bunda Maria sampai menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Hierapolis & Travertines, sebuah kota kuno Romawi yang reruntuhannya berdekatan dengan kota Pamukkale modern dan saat ini
terdiri dari sebuah museum arkeologi yang ditunjuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Air panas telah digunakan untuk SPA
sejak abad ke-2 SM, dengan banyak pengunjung berobat atau meninggal di sana. Pekuburan besar diisi dengan sarkofagus, yang paling
terkenal adalah sarkofagus Marcus Aurelius Ammianos, yang dikenal dengan aplikasi  engkol dan batang. Bagian dari situs arkeologi
dari Hierapolis, kompleks pemandian yang besar dibangun dengan blok batu besar tanpa menggunakan semen dan terdiri dari berbagai
bagian tertutup atau terbuka terkait bersama-sama. Konon Cleopatra secara rutin datang ke Hierapolis untuk mandi dengan air panas
Hierapolis sebagai resep awet mudanya.
Caravan Saray, penginapan pinggir jalan di mana wisatawan bisa beristirahat dan memulihkan tenaga dari perjalanan yang jauh.
Caravanserais pada jaman dahulu adalah jalur ramai ditengah-tengah aliran perdagangan, informasi, dan orang-orang yang meliputi
Asia, Afrika Utara, dan Eropa tenggara, terutama di sepanjang Jalan Sutra.
Mevlana Museum, makam Jalal ad-Din Muhammad Rumi, seorang sufi Persia yang juga dikenal sebagai Mawlana atau Rumi.
Mevlana Museum banyak bercerita tentang sejarah Sufi. Tempat ini pun termasuk salah satu tujuan pilgrimate bagi pemeluknya.
Goreme Open Air Museum, menyerupai sebuah kompleks biara besar terdiri dari sejumlah biara ruang makan ditempatkan samping
menyamping, masing-masing dengan gereja-gereja yang fantastis. Gereja-gereja yang dibuat dengan cara mentatah batu gunung
membuat wisatawan berdecak kagum, apalagi ditambah dengan lukisan dinding yang indah (lukisan dinding) dengan warna masih
mempertahankan semua kesegaran aslinya. Goreme Open Air Museum telah menjadi anggota dari Daftar Warisan Dunia UNESCO
sejak tahun 1984, dan merupakan salah satu dari dua yang pertama di Turki.
Dervant Valley, yang juga dikenal sebagai Imaginary Valley dan juga sebagai Lembah berwarna pink tidak memiliki gereja gua
seperti lembah lain dari Cappadocia. Tidak ada istana Romawi atau makam Romawi di Devrent Valley. Bahkan sebenarnya lembah ini
tidak pernah dihuni. Dervent Valley mengungkapkan banyak formasi batuan yang berbeda dan hanya 10 menit berkendara dari
Goreme. Lembah ini seperti kebun binatang patung yang dibuat oleh alam. Beberapa yang paling penting, atau yang paling mudah
dilihat adalah bentuk hewan unta, ular, anjing laut, dan lumba-lumba. Jika Anda membiarkan imajinasi Anda berjalan bebas Anda
akan menemukan banyak patung-patung alami lain seperti seekor naga, bahkan Bunda Maria yang memegang Yesus Kristus.
Pasabag Valley,  mempunyai beberapa “batu cerobong asap” (fairy chimney) dengan tutup atas (dari batu) double atau bahkan triple.
Ini sangat unik di Cappadocia, bahkan Anda bisa melihat beberapa batu yang tertumpuk sedemikian rupa seperti jamur.
Kaymakli Underground City, adalah gua-gua bawah tanah yang digali sejak jaman kota yang digali sejak jaman Hititties, dan
diperluas selama berabad-abad untuk digunakan sebagai tempat berlindung dari tentara perampok yang melewati bagian tengah Turki
untuk mencari tawanan dan menjarah. Ada 36 kota bawah tanah di Cappadocia dan yang terluas adalah kota bawah tanah Kaymakli,
sedangkan terdalam adalah Derinkuyu Underground City. Kota bawah tanah Kaymakli dibangun di bawah bukit yang dikenal sebagai
Benteng Kaymakli dan dibuka untuk pengunjung pada tahun 1964. Orang-orang dari desa Kaymakli (Enegup dalam bahasa Yunani)
telah membangun rumah mereka disekitar seratus terowongan kota bawah tanah. Penduduk wilayah ini masih menggunakan tempat
paling nyaman di terowongan sebagai gudang, tempat penyimpanan dan kandang, yang mereka akses melalui halaman mereka.
Kaymakli Underground City memiliki bagian yang rendah, sempit dan miring. Sementara kota bawah tanah terdiri dari 8 lantai di
bawah tanah, hanya 4 lantai yang terbuka untuk umum, di mana ruang diorganisir di sekitar lubang ventilasi.
Otahisar Castle, berarti “benteng tengah,” dan seperti namanya, itu adalah pusat antara kota-kota Kapadokia dari Goreme, Urgup,
Uchisar dan Nevsehir, dan hanya beberapa kilometer dari Goreme Open Air Museum. Ketika memasuki kota, Anda akan melihat pintu
di permukaan batu di kedua sisi. Pintu-pintu ini adalah contoh terbaik dari “kulkas” alamai di Cappadocia. Dalam alam udara kamar,
lemon dan jeruk dari wilayah Mediterania, apel dari Nigde, kentang lokal, quince dan bawang disimpan. Hijau lemon perlahan berubah
menjadi kuning di suhu-kamar tersebut.  Uchisar Castle, berarti “benteng Uchisar,” terletak di titik tertinggi di Cappadocia, di jalan
Nevsehir-Goreme, hanya 5 km dari Goreme. Bagian atas Castle Uchisar, menyediakan panorama megah dari daerah sekitarnya dengan
Gunung Erciyes di kejauhan.
Hot Air Ballon, terbang dengan balon udara selama 1 jam menjadikan pengalaman seumur hidup yang tidak bisa dilupakan.
Cappadocia adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk menikmati pemandangan dari ballon, mengambang melewati gua-gua batu
yang ditatah dan batu-batu cerobong asap yang spektakular.
Hippodrome, tempat diselenggarakan pertandingan Chariot Race di jaman Bizantium di masa kekaisaran Constantinople dan tempat
yang terkenal dengan tiga monumen: the Obelisk of Theodosius, the bronze of Serpentine Column, dan the Column of Constantine.
Daerah tempat Hippodrome ini juga dikenal dengan nama area Sultanahmet square.
Masjid Sultanahment atau Blue Mosque, dibangun dari tahun 1609 sampai 1616 dijaman Sultan Ahmet 1 yang tujuannya adalah
menegaskan kembali kekuatan kerajaan Ottoman setelah kalah berperang dengan Persia. Masjid Sultan Ahmet ini dibangun berdekatan
dengan Topkapi Palace dan tepat di depan Masjid Hagia Sophia. Selain Masjid, di kompleks Masjid ini juga terdapat sekolah
(madrasah), makam, dan rumah sakit. Masjid ini masih digunakan secara aktif hingga sekarang.
Hagia Sophia Museum, sebelumnya adalah gereja terbesar dari abad ke 6M sampai abad ke 16M. Dibangun di tahun 537M, berfungsi
sebagai gereja Katederal Orthodox Yunani dan sebagai tempat kediaman Pastur Constantinople sebelum di konversi menjadi gereja
Katolik Roman di tahun 1204-1261. Setelah Constantinople ditaklukan oleh kerajaan Ottoman pada tanggal 29-Mei-1453, gereja ini
dikonversi menjadi Masjid oleh Sultan Mehmet 2 tanpa merusak keindahan asli dari bangunan gereja, hanya ditambahkan beberapa
hiasan yang lebih cocok untuk Masjid dan ditambahkan minaret. Yang mengagumkan dari Hagia Sophia ini adalah kubah raksasa yang
indah yang saat dibangun adalah kubah terbesar di dunia.
Topkapi Palace, adalah istana besar yang dibangun setelah penaklukan Constantinople oleh Sultan Mehmet 2 dan dijadikan sebagai
pusat kerajaan Ottoman selama 400 tahun (1465-1856). Selain sebagai rumah raja, istana ini juga digunakan sebagai tempat fungsifungsi kerajaan dan hiburan kerajaan. Istana ini juga menyimpan banyak bukti-bukti sejarah dunia muslim termasuk sandal dan pedang
Nabi Muhammad SAw. Kompleks Topkapi Palace mempunyai 4 taman utama dan bangunan-bangunan kecil didalamnya. Pada masa
kejayaannya, istana ini menampung sampai 4000 orang, dimana beberapa Masjid, rumah sakit, dan pabrik roti ada dialam komplek
istana. Di abad ke 17, Topkapi Palace mulai turun pamornya dan pada akhirnya di akhir abad ke 19, dibangun istana baru yang
bernama Dolmabache palace, yang arsitekturnya lebih bergaya Eropa di tepi selat Bosphorus yang akhirnya menggantikan Topkapi
Palace.
Grand Bazaar, adalah pasar tertutup yang tertua dan terbesar di Dunia. Dengan 61 jalan dan 4000 kios didatangi sekitar 250000
sampai 400000 pengunjung setiap harinya. Pembangunan Grand Bazaar dimulai 3 tahun setelah kerajaan Ottoman merebut
Constantinopel. Saat pertama kali dibangun, Grand Bazaar ditujukan hanya sebagai pusat perdagangan textil, tapi seiring dengan
perkembangan jaman, pasar ini akhirnya meluas bukan hanya menjual textil tapi berbagai macam barang seperti penjualan emas,
karpet, kerajinan tangan Turki, piring keramik, kerajinan tembaga, perhiasan batu, kerajinan kulit, dan banyak lagi.